Translate

Showing posts with label Materi Pelajaran Ekonomi. Show all posts
Showing posts with label Materi Pelajaran Ekonomi. Show all posts

RPP Ekonomi kelas 12 Kurikulum 2013 revisi 2016 terbaru

Alhamdulillah akhirnya bisa terselesaikan juga pembuatan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata pelajaran ekonomi SMA untuk kelas 12 dengan kurikulum 2013 yang sudah direvisi tahun 2016. Untuk membandikannya bisa dilihat d i s i n i
Continue Reading | komentar

RPP Ekonomi SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Revisi 2016 terbaru

Alhamdulillah akhirnya selesai juga Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata pelajaran ekonomi SMA Kelas 11. kurikulum 2013 edisi revisi 2016, untuk melihatnya bisa diperiksaDISINI
Continue Reading | komentar

RPP Matpel Ekonomi kelas 10 edisi Revisi 2016 terbaru

Alhamdulillah akhirnya selesai juga Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata pelajaran ekonomi SMA Kelas 10. kurikulum 2013 edisi revisi 2016, untuk melihatnya bisa diperiksa   disini
Continue Reading | komentar

Lembaga keuangan Bank dan non Bank

Di kurikulum 2013 untuk kelas x semester genap ada seuah KOmpetensi dasar tentang Lembaga keuangan Bank dan Non bank, dengan alokasi waktu 6 X 3JP. nah disini saya ingin berbagi materi Lembaga keuangan Bank dan Non Bank selamat memanfaatkan
Continue Reading | komentar

Kebutuhan dan Kelangkaan Alat Pemuas (Needs and Scarcity)


Kebutuhan
A.      Kebutuhan Manusia
Setiap Manusia selalu berusaha untuk mempertahankan hidupnya, untuk memenuhi hal tersebut maka setiap manusia membutuhkan barang dan jasa. Sayangnya kebutuhan manusia itu sangat banyak dan tak terbatas, sehingga ia di haruskan memilih kebutuhan yang sangat penting.   

1.       Pengertian Kebutuhan
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang  sangat diperlukan oleh manusia yang muncul secara alami untuk mempertahankan hidup. Kebutuhan manusia ini dapat berupa barang dan jasa. Barang adalah sesuatu yang berwujud (tangible), seperti makanan, minuman, pakaian, dan perumahan. Adapun jasa adalah sesuatu yang tidak berwujud (intangible), seperti pendidikan, kesehatan, hiburan, dan rekreasi.
Kebutuhan manusia akan barang dan jasa, dari waktu ke waktu selalu mengalami perubahan. Faktor-faktor yang memengaruhi berkembangnya kebutuhan manusia di antaranya :
a.  Sifat manusia tidak pernah merasa puas dengan apa yang telah mereka peroleh dan mereka miliki.
b.  Pertumbuhan penduduk dunia yang tinggi, yaitu rata-rata 2,1 juta jiwa per detik atau sekitar 65 juta orang per tahun.
c.   Kebutuhan manusia sifatnya tidak terbatas, sedangkan sumber daya untuk menghasilkan semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia sifatnya terbatas.
Adanya keterbatasan sumber daya yang tersedia menyebabkan manusia dihadapkan pada pilihan-pilihan yang bersifat individu maupun kolektif. Pilihan yang bersifat individu, misalnya Anda sebagai pelajar dihadapkan pada pilihan untuk membeli buku pelajaran atau pakaian. Adapun pilihan kolektif, misalnya menjaga kebersihan kelas dan ketertiban di dalam belajar.

2.       Macam-Macam Kebutuhan 
a.  Kebutuhan Berdasarkan Intensitas Kegunaanya
1)  Kebutuhan Primer atau Kebutuhan Dasar
Kebutuhan Primer adalah keutuhan yang tidak boleh tidak harus dipenuhi, Jika tidak dipenuhi akan terjadi masalah ?
Kebutuhan primer merupakan tuntutan secara alamiah yang harus dipenuhi. seperti makanan, pakaian, dan perumahan (sandang, pangan, dan papan) untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.

2)  Kebutuhan Sekunder atau Kebutuhan Pelengkap (Kebutuhan Kultural)
Setelah kebutuhan primer sudah terpenuhi, manusia masih memerlukan kebutuhan yang lain, yaitu kebutuhan sekunder. Pemenuhan kebutuhan ini sejalan dengan tingkat kebudayaan (culture) masyarakat tempat seseorang hidup atau bertempat tinggal. Misalnya, kebutuhan masyarakat di daerah Lembah Baliem Papua akan berbeda dengan masyarakat di Kota Surabaya. Contoh kebutuhan sekunder adalah radio, televisi, buku, dan alat tulis.

3)  Kebutuhan Tersier atau Kebutuhan Luks (Kebutuhan Mewah)
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang hanya dapat dipenuhi oleh sebagian kecil masyarakat yang memiliki ekonomi biaya tinggi atau orangorang kaya. Ukuran mewah ini sifatnya relatif, artinya satu barang pada satu waktu atau tempat mungkin termasuk kategori mewah (luks), sedangkan pada tempat atau waktu lain mungkin tidak termasuk barang mewah. Contohnya, rumah mewah, mobil mewah, dan berlibur ke luar negeri.

b.   Kebutuhan Berdasarkan Sifatnya :
1)   Kebutuhan Jasmani atau Kebutuhan Badaniah
2)   Kebutuhan Rohani

c.    Kebutuhan Berdasarkan Waktu Pemenuhan
1)   Kebutuhan Sekarang
2)   Kebutuhan Waktu yang Akan Datang

d.    Kebutuhan Berdasarkan Subjek
1)   Kebutuhan Perorangan/Individu
Kebutuhan perorangan adalah kebutuhan yang pemuasannya ditujukan bagi kepentingan individu yang bersangkutan. Contohnya, kebutuhan akan obat jantung bagi penderita penyakit jantung dan kebutuhan buku-buku pelajaran bagi pelajar.
2)    Kebutuhan Kelompok/Masyarakat
Kebutuhan kelompok adalah kebutuhan yang pemuasannya ditujukan bagi kepentingan bersama (kelompok). Misalnya, pasar digunakan untuk berjualan maupun berbelanja dan rumah sakit digunakan sebagai tempat berobat oleh masyarakat.

3.    Barang dan Jasa Pemuas Kebutuhan
     Barang dan Jasa dinamakan seagai alat pemuas kebutuhan yang wujudnya bisa berupa Uang, Tenaga, Pikiran dan Waktu.

a.  Berdasarkan cara memperolehnya, barang dibedakan : kegunaannya dengan barang lain, dan proses produksinya.
1)  Barang Ekonomi (Economic Goods)
Barang ekonomi adalah barang pemuas kebutuhan yang untuk memperoleh nya diperlukan pengorbanan sumber daya ekonomi, contohnya, baju, minuman, dan pakaian.
2)      Barang Bebas (Free Goods)
Barang bebas adalah barang pemuas kebutuhan yang untuk memperolehnya tidak diperlukan pengorbanan sumber daya ekonomi. Oleh karena itu barang bebas tidak memiliki “harga”. Contohnya, udara, sinar matahari, air di daerah pedesaan, dan air laut di daerah pantai.

b.  Berdasarkan Kegunaan dalam Hubungannya dengan Barang Lain
1) Barang Substitusi
Barang substitusi adalah barang yang memiliki kegunaan untuk menggantikan barang lain. Misalnya, kopi dapat digantikan teh untuk minum dan pena dapat digantikan pensil untuk menulis.
2) Barang Komplementer
Barang komplementer adalah barang yang memiliki kegunaan untuk melengkapi barang lain. Barang tersebut akan bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan manusia, jika digunakan secara bersama-sama. Contohnya the dengan gula, CPU komputer dengan monitor, dan sepatu dengan kaos kaki.

c.  Berdasarkan Proses Produksinya
Berdasarkan proses produksinya, barang dan jasa pemuas kebutuhan dibedakan sebagai berikut.
1) Barang Mentah
Barang mentah adalah barang yang belum mengalami proses produksi (pengolahan). Contohnya rotan, kayu, padi, dan tembakau.
2) Barang Setengah Jadi
Barang setengah jadi adalah barang yang sudah mengalami proses produksi, tetapi belum dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia secara sempurna. Contohnya, benang, semen, dan kulit.
3) Barang Jadi
Barang jadi adalah barang dan jasa pemuas kebutuhan manusia yang sudah mengalami proses produksi secara tuntas atau sempurna dan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan. Contohnya, pakaian, sepatu, kursi, dan lemari.

Kelangkaan
          a.    Pengertian Kelangkaan
Kebutuhan manusia itu tidak terbatas sedangkan alat pemuasnya sangat terbatas. Keterbatasan inilah yang dinamakan kelangkaan, Atau Kelangkaan dapat diartikan sebagai ketidak seimbanganya jumlah alat yang digunakan untuk memuaskan kebutuhan dengan kebutuhan yang harus dipenuhi.
Mengapa Alat pemuas kebutuhan sangat langka. Faktor apakah yang mempengaruhinya.
   b   Faktor penyebab kelangkaan
   a.         Sumber daya alam yang terbatas.
   b.      Ulah negatif manusia terhadap kekayaan.
   c.       Kekurangan tenaga ahli.
   d.      Terjadi ketidak seimbangan antara jumlah penduduk dengan pertumbuhan penduduk.
   e.       Terbatasnya kemampuan yang dimiliki manusia dalam megelola sumber daya alam yang dimiliki
Dengan kondisi yang serba terbatas tersebut maka manusia yang memiliki akal pikirannya harus memecahkan kondisi tersebut dengan cara :
   1.      Mengembangkan kebijakan industri, perdagangan , dan inventasi dalam rangka meningkatkan daya saing global
   2.      Mengembangkan sistem ketahanan pangan
   3.      Meningkatkan pembangunan dan pemeliharaan sarana dan prasarana publik
   4.      Meningkatkan tenaga kerja secara menyeluruh terpadu
   5.      Meningkatkan kualitas dan kwantitas penempatan tenaga kerja
Sehingga manusia harus memanfaatkan Sumber Daya Alam, Manusia, dan Modal, sehingga kelangkaan tersebut dapat terpenuhi secara efektif dan efisien.

Continue Reading | komentar
 
Support : Copyright © 2011. Intisari Pendidikan.blogspot.com - All Rights Reserved