Translate
Home »
» Permintaan dan Penawaran (materi ekonomi 3 kls X)
Permintaan dan Penawaran (materi ekonomi 3 kls X)
BAB 3
PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Standar Kompetensi: 3. Memahami konsep ekonomi dalam kaitannya dengan permintaan, penawaran, harga keseimbangan, dan pasar
Kompetensi Dasar : 3.1. Mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
3.2. Menjelaskan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi yang mendasarinya
Indikator
o Siswa mampu mendeskripsikan pengertian permintaan dan penawaran.
o Siswa mampu mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran.
o Siswa mampu menggambar kurva permintaan dan penawaran
o Siswa mampu mendeskripsikan hukum permintaan dan hukum penawaran serta asumsi-asumsinya
o Siswa mampu memberikan contoh penerapan hukum permintaan dan penawaran dalam kehidupan di masyarakat.
Pendahuluan
Komponen masyarakat yang heterogen menghasilkan daya beli yang berbeda-beda. Keadaaan itu semakin dikuatkan oleh beraneka ragam keinginan manusia untuk memenuhi kebutuhannya. Karena itu, heterogenitas kebutuhan menuntut adanya penyediaan alat pemuas kebutuhan yang beraneka ragam pula.
Di dalam Ilmu ekonomi perilaku permintaan dan penawaran ini sangat penting untuk dipelajari. Maksudnya adalah agar kita selaku salah satu pelaku ekonomi memahami apa yang harus diperbuat sehubungan dengan terus bertambahnya kebutuhan yang kita perlukan sementara alat pemuas kebutuhan yang tersedia sangat terbatas.
A. Permintaan
1. Pengertian Permintaan
Apakah yang dimaksud dengan Permintan itu?
Permintaan (Demand) adalah jumlah barang dan jasa tertentu yang diminta oleh konsumen pada tingkat harga tertentu dan pada situasi tertentu. Dari pengertian permintaan tersebut ada 3 faktor yang mempengaruhi permintaan. Pertama adalah barang dan jasa. Kebutuhan konsumen pada dasarnya merupakan permintaan akan barang dan jasa tertentu. Kedua, adalah harga. Jumlah (banyak atau sedikitnya )
permintaan dipengaruhi oleh tingkat harga. Jika harga naik maka jumlah permintaan akan berkurang sedangkan apabila harga turun maka jumlah permintaan akan naik.
Contoh: Pada saat harga beras Rp. 3.000,00/ Kg Ibu Hera mampu membeli 40 Kg sebulan. Kemudian harga naik menjadi Rp. 4.500/ Kg Ibu Hera hanya mampu membeli 30 Kg untuk satu bulan.
Sehingga hubungan antara harga (price) dengan permintaan (demand) berbanding terbalik. Artinya jika harga naik jumlah permintaan akan turun, dan jika harga turun jumlah permintaan akan naik.
Ketiga adalah situasi. Dalam situasi tertentu, misalnya pada saat menghadapi hari raya tertentu (Lebaran atau natal) atau pada saat terjadi kelangkaan Minyak tanah, konsumen bersedia membeli barang atau jasa tertentu dengan harga yang sangat mahal.
Ingat Permintaan itu datangnya dari Konsumen (Pembeli)
Ada 3 Jenis permintaan, yaitu :
Permintaan Efektif, yaitu permintaan dari konsumen (Pembeli) yang disertai oleh kemampuan membayar.
Permintan Potensial yaitu permintaan yang memiliki kemampuan untuk membeli tetapi belum melaksanakan pembelian tersebut.
Permintaan Absurd/ Mutlak yaitu permintaan yang tidak didukung dengan kemampuan membayar.
B. Penawaran
Pengertian Penawaran
Apakah yang dimaksud dengan penawaran itu?
Penawaran (Supply) adalah jumlah barang atau jasa yang akan dijual (ditawarkan) pada berbagai tingkat harga dan situasi tertentu.
Ingat Jika permintaan datangnya dari Konsumen atau pembeli. Sedangkan Penawaran datangnya dari Produsen atau penjual. Tentu saja karena penawaran datangnya dari produsen maka setiap produsen menginginkan harga barang yang ditawarkannya cukup tinggi, walaupun dengan resiko barang yang dijual sedikit. Artinya jika harga barang tinggi maka semakin banyak produsen yang menawarkan. Sebaliknya jika harga rendah (murah) maka makin sedikit produsen yang menawarkan.
C. Faktor – Faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran
a. Faktor-faktor yang mempengaruhi Permintaan
• Harga barang itu sendiri - Selera masyarakat
• Pendapatan - adanya barang substitusi
• Perkiraan harga yang akan datang - Distribusi pendapatan
b. Faktor-faktor yang mempengaruhi Penawaran
• Harga barang itu sendiri - Faktor produksi yang digunakan
• Biaya produksi - Kebijakan Pemerintah
• Teknologi - Harapan Keuntungan
D. Kurva Permintaan dan Penawaran
1. Kurva Permintaan
Permintaan dapat digambarkan dalam bentuk grafik atau yang disebut Kurva Permintaan. Untuk menggambarkan kurva permintaan, harga dianggap sebagai faktor dominan yang mempengaruhi jumlah permintaan. Dengan demikian kurva permintaan memperlihatkan pengaruh harga terhadap jumlah barang atau jasa yang dibeli.
Mari kita lihat contoh kasus berikut ini:
Pada saaat harga beras Rp. 5.500 per Kg jumlah barang yang diminta sebanyak 60 Ton. Jika harga turun menjadi Rp. 5.000 per Kg permintaan bertambah menjadi 75 Ton, Jika harga turun lagi menjadi Rp. 4.500 per Kg maka jumlah permintaan 90 Ton. Berdasarkan kasus tersebut dapat dibuatkan tabelnya sebagai berikut :
Tabel Permintaan Beras di Pasar Banjaran
Situasi Harga Per Kg Jumlah (ton)
A
B
C Rp. 5.500
Rp. 5.000
Rp. 4.500 60
75
90
Berdasarkan tabel di atas dapat dibuat grafik atau kurva permintaannya. Dengan menghubungkan titik-titik pertemuan harga dan permintaan, terbentuklah suatu garis yang disebut kurva permintaan (demand curve) yang sering dilambangkan dengan huruf D. Dalam aturan matematik sumbu X maka dalam ekonomi diganti menjadi sumbu Q atau Quantity (Jumlah) menunjukkan jumlah permintaan. Dan Sumbu P atau Price (Harga) dalam matematik bernama sumbu Y.
Sehingga berdasarkan tabel diatas dapat dibuat grafik atau kurva permintaannya sebagai berikut :
P
D
5500 -
5000 -
4500 -
D
! !
60 75 90
Jadi cara menggambarkan kurva permintaan ditarik dari kiri atas ke kanan
bawah
Fungsi Permintaan dan grafik (Kurva) Permintaan.
Fungsi permintaan adalah fungsi yang menggambarkan hubungan antara tingkat harga (P) dengan jumlah barang yang diminta (Qd)
Qd = f (P)
Fungsi tersebut dapat dinyatakan dalam bentuk persamaan berikut ini :
Q = a - bP dengan syarat a>0, b < 0
Contoh :
Diketahui fungsi permintaan Qd = 100 - 4P Gambarkan dalam bentuk kurva !
Penyelesaian:
Jika P = 0 maka Qd = 100 – 4 (0) jadi Qd = 100 Titiknya (100;0)
Jika Qd = 0 maka 0 = 100 – 4P jadi 4P = 100 maka P =25 Titiknya (0;25)
Jadi Kurva permintaannya adalah :
25 (0:25)
10 (100:0)
0 50 60 70 80 90 100
Contoh 2 : Diketahui fungsi permintaan Qd = 12000 – 20 P, Jika diketahui jumlah permitaan 4600, Berapa P.
Penyelesaian :
Qd = 12000 – 20 P, Diketahui Qd = 4600 maka 4600 = 12000 –20 P => 20 P = 12000 –4600 => 20 P = 7400 => P = 370
Contoh 3 : Berikut ini tabel permintaan suatu barang
Harga Jumlah Permintaan
Rp. 30
Rp. 50
Rp. 60 450
400
375
Berdasarkan data di atas maka fungsi permintaannya adalah :
Penyelesaian:
Rumus untuk menentukan fungsi permintaan adalah
P - P1 = Q – Q1 = P – 30 = Q – 450
P2 - P1 Q2 – Q1 50 – 30 400 – 450
P – 30 = Q – 450
20 = 50
= -50 (P – 30) = 20 (Q-450)
-50P +1500 = 20Q – 9000 => -50P =20Q – 9000 - 1500
-50P = 20Q –10500 => P = - 0.4 Q +210
2. Kurva Penawaran
Inilah bentuk kurva Penawaran
Terbentuknya penawaran
Bentuk kurva Penawaran, kurvanya positif atau bergerak / melereng dari kiri bawah ke kanan atas. Bedakan dengan kurva Permintaan! Bentuk kurva seperti itu memberi bukti bahwa semakin tinggi harga maka semakin banyak barang atau jasa yang ingin dijual oleh produsen. Inilah bentuk kurva Penawaran dengan dilambangkan huruf S artinya Supply.
Fungsi Penawaran
Fungsi Penwaran menghubungkan harga-harga di pasar dengan jumlah barang yang ditwarkan produsen. Fungsi penawaran juga ditulis Q = f (P) di mana Q adalah banyaknya satuan barang yang ditawarkan (sumbu horisontal) dan P adalah harga satuan barang tersebut (sumbu vertikal). Bentuk umum dari fungsi penawaran adalah sebagai berikut :
Qs = a + bPs
Contoh Kasus 1: Jika harga sepatu Merek tertentu adalah Rp. 95 (dalam ribuan) maka jumlah penawaran Sepatu yang tersedia di pasar adalah 125 buah. Jika harganya Rp. 125 (dalam ribuan) akan tersedia penawaran sebanyak 155 buah sepatu. Tentukan fungsi penawaran tersebut dan buat kurvanya !
Jawab :
Jika harga diberi simbol P dan jumlah barang yang ditawarkan diberi simbol Q, maka dapat ditulis P1 = 95 P2 = 125 dan Q1 = 125 Q2 = 155
Ingat untuk menentukan fungsi penawaran, digunakan rumus persamaan garis melalui dua titik sebagai berikut :
P - P1 = Q – Q1 = P – 95 = Q - 125 = P – 95 = Q - 125
P2 – P1 Q2 – Q1 125 – 95 155 –125 30 30
Maka :
= 30 (P –95) = 30 (Q-125) = 30 P – 2850 = 30Q – 3750
30 P = 30Q –3750 +2850
30 P = 30Q –900
P = Q –30
Untuk menggambarkan fungsi penawaran P = Q –30 diperlukan langkah-langkah sebagai berikut :
Titik Potong pada sumbu P (sumbu Vertikal) syarat Q = 0
P = Q – 30 => P = 0 –30 => P = -30 jadi titik potong pada sumbu P adalah
(0;-30)
Titik Potong pada sumbu Q (sumbu Horisontal) syarat P = 0
P = Q –30 => 0 = Q – 30 =>-Q = -30 => Q = 30 jadi titik potong pada sumbu Q adalah (30 :0)
Maka Kurvanya adalah :
(30;0)
(0;30)
Contoh Kasus 2 : Jika fungsi penawaran suatu barang adalah Qs =- 125 + 5P
Diminta a. berapa harga yang terjadi bila Jumlah Penawaran 20
b. Berapa jumlah Penawaran bila harga ditetapkan Rp. 200
c Pada tingkat harga berapa penjual tidak dapat lagi menjual barangnya
d. Gambar kurvanya!
Jawab :
Fungsi Penawaran Qs = -125 + 5P
a. Jika Q = 20 unit, maka harga yang terjadi adalah :20 = -125 + 5P =>
- 5P =- 125 –20 =>-5P =- 145 => P = 29
Jadi Jika Q sama dengan 20 unit, maka P adalah 29
b. Jika P =200, maka Jumlah Penawaran adalah Qs= -125 + 5 (200) => Qs = -125+ 1000 => Qs = 875
c. Penjual tidak lagi menjual barang, berarti Q = 0, maka 0 = -125 + 5P => -5 P= -125 => P = 25
d. 25
-
Hukum permintaan
Hukum Permintaan (Law of Demand) Berbunyi :
Jika Harga (P) naik maka jumlah permintaan akan berkurang dan jika harga (P) turun maka jumlah permintaan akan meningkat
Hukum permintaan tersebut akan berlaku apabila faktor-faktor yang mempengaruhinya tetap, seperti, Pendapatan masyarakat, selera, dll. Dalam ilmu ekonomi keadaan tetap tersebut dinamakan Cateris Paribus.
Hukum Penawaran :
hukum penawaran (law of supply) berbunyi:
Jika harga(P) naik maka jumlah penawaran (Q) akan naik dan jika harga (P) turun maka jumlah penawaran Q) akan turun.
Hukum penawaran tersebut akan berlaku jika faktor-faktor yang mempengaruhinya bersifat Cateris Paribus. Faktor-faktor yang mempengaruhi tersebut adalah Biaya Produksi, Munculnya produsen baru, harga sumber-sumber produksi, Teknologi Produksi dan harapan atau ekspektasi Produsen.
ELASTISITAS
o Mendeskripsikan pengertian elastisitas dan macam-macam elastisitas.
o Menghitung elastisitas permintaan dan penawaran dengan menggunakan tabel, grafik dan matematis
Elastisitas Permintaan dan Penawaran
Elastisitas adalah tingkat kepekaan suatu hal akibat perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang .
Koefisien elastisitas adalah angka yang menunjukkan besarnya perubahan Jumlah barang akibat perubahan harga.
Koefisien Sifat Arti
E> 1 Elastis Perubahan jumlah barang lebih besar dari perubahan harga. Contohnya permintaan akan barang-barang mewah, bahan bakar minyak, dan barang-barang sekunder.
E < 1 Inelastis Perubahan jumlah barang lebih kecil dari perubahan harga. Contohnya : Permintan akan barang-barang kebutuhan pokok.
E = 1 Unitary Perubahan jumlah barang sama dengan perubahan harga
E = 0 Inelastis sempurna Perubahan harga tidak mempengaruhi jumlah barang . Contohnya: Permintaan
Akan Tanah
E = ~ Elastis sempurna Perubahan jumlah barang tidak mempengaruhi harga. Contohnya BBM Premium
41
Rumus Elastisitas :
Ed = Elastisitas permintaan
% Perubahan Jumlah barang ∆ Q P
Ed = ------------------------------------ atau Ed = ------- x -----------
% Perubahan Harga ∆ P Q
∆Q = Perubahan jumlah barang ( Q2 – Q1)
∆ P = Perubahan Harga (P2- P1)
Contoh : Pada harga Rp. 2.000 jumlah yang diminta 50.000 unit, Kemudian harga naik menjadi Rp. 2.500 jumlah yang diminta 45.000 unit, maka besarnya elastisitas permintaan adalah :
Penyelesaian :
∆ Q P
Ed = ------------ X -------------
∆ P Q
Contoh : Pada harga Rp. 2.000 jumlah yang diminta 50.000 unit, Kemudian harga naik menjadi Rp. 2.500 jumlah yang diminta 45.000 unit, maka besarnya elastisitas permintaan adalah :
Penyelesaian :
∆ Q P 5.000 2.000 10.000.000
Ed = --------- X -------- = --------- X---------- = ----------------- = 0,4
∆P Q 500 50.000 25.000.000
Maka Ed = 0,4
0,4 itu adalah Kurang (<) dari Satu maka Sifat Elastisitasnya adalah Inelastis
Contoh 2: Permintaan barang ditunjukkan oleh fungsi P = -2/3Q + 15. Pada tingkat harga p = 15, sifat permintaannya adalah
Penyelesaian :
P = -2/3Q + 15 => 2/3Q = -P + 15 => Q = -3/2P + 22,5 => DQd/DPd =-3/2.
Untuk P = 15 maka Q = -3/2(15) + 22,5 = 0
DQd P 3 . 15
Ed = x = x = ~ (Elastis Sempurna)
DPd Q 2 0
Contoh 3 : Permintaan terhadap barang A ditunjukan oleh fungsi Q = 2P +10, Maka tingkat elastisitas permintaan pada harga Rp. 3 adalah ….
Penyelesaian : dQd
Q = -2P +10 => = -2 => P =3 maka Q = -2 (3) + 10 => Q =4
DPd
DQd P
Ed = x . = -2 .3/4 = 6/4 =3/2
DPd Q
Kurva Elastisitas Permintaan Kurva Elastiksitas Penawaran
LATIHAN UJI KOMPETENSI SISWA
Berilah tanda silang (X) pada jawaban yang paling tepat
1. Hukum ekonomi bersifat cateris paribus yang berarti berlaku dengan syarat bila keadaan lain bersifat ……
A. Tetap B. Relatrif C. mutlak D. fungsional E. kausal
(soal EBTANAS Th 2000/2001)
2.Menurut Hukum permintaan, jika harga barang naik maka …..
A. tingkat pendapatan riil akan meningkat
B. jumlah barang yang diminta berkurang
C. daya abeli masyarakata bertambah
D. produsen akan memperbanyak barang yang akan dijual
E. konsumen akan mengurangi kebutuhan akan barang dan jasa
3. Permintaan seseorang akan suatu barang sifatnya berbeda, hal ini dipengaruhi oleh ….
A. selera konsumen D. ada tidaknya barang substitusi
B. Intensitas kebutuhan E. semua jawaban benar
C. Pendapatan seseorang
4. Keinginan seseorang untuk membeli barang yang tidak disertai dengan daya beli disebut Permintaan …..
A. Marginal C. Epektif E. Absolut
B. Potensial D. Riil
5. Di bawah ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan dan penawaran barang :
1. harga barang 2. Biaya produksi 3. Selera 4. Teknologi 5. Pendapatan
Adapun faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat permintaan adalah ….
A. 1, 2 dan 3 C. 1, 3 dan 5 E. 3, 4 dan 5
B. 2, 3 dan 4 D. 1, 2 dan 4
6. Perhatikan kurva berikut :
P Dari kurva disamping, maka fungsi permintaannya adalah…
( 0; 6) A. Q = 4 –2/3P
B Q = 8 – 2/5P
C. Q = 4 – 2/5P
D. Q = 8 –2/3P
E. Q = 6 – 2/3P
(4;0)
Q
7. Diketahui fungsi permintaan 2P = -4Q + 600. Berapa besarnya jumlah permintaan pada saat tingkat harga sebesar 100
A. 75 B. 85 C. 90 D. 100 E. 120
8. Diketahui fungsi Permintaan P = 200 – 10 Q. Pada tingkat harga berapakah konsumen tidak dapat membeli …..
A. 2 B. 20 C. 100 D. 200 E. 2000
9. Diketahui fungsi permintaan P = 1000 – 200 Q. Pada saat barang bebas jumlah barang yang diminta adalah ….
A. 5 B. 10 C. 20 D. 100 E. 200
10. Pemerintah telah menaikan BBM sejak 1 oktober 2005. Bensin Premium menjadi Rp. 4.500,00 per liter dari harga sebelumnya Rp. 2.400,00 per Liter. Pak Musa pedagang pengecer bensin terpaksa mengurangi belanja daganagannya dari 60 liter menjadi 45 liter. Bila elastisitas permintaan pak Musa dihitung, hasilnya adalah …..
A. 0,71 B. 0,53 C. 0,29 D. 0,21 E. 0,15
(Soal Ujian Nasional Th. 2006/2007 paket 12)
11. Berlakunya hukum penawaran dipengaruhi oleh berbagai hal, antara lain ….
A.besar kecilnya biaya produksi D. besar kecilnya tingkat investasi
B. ada tidaknya barang substitusi C. tingkat kebutuhan konsumen
C. jumlah faktor produksi yang dibutuhkan.
12. Apabila di pasar terjadi penurunan tingkat harga barang, maka akan membawa akibat ….
A. permintaan berkurang D. jumlah penjual berkurang
B. jumlah penjual bertambah E. jumlah pembeli berkurang
C. penawaran bertambah
13. Perhatikan tabel penawaran beras di Pasar Cililin berikut
Dari tabel disamping pengaruh harga terhadap penawaran beras adalah …….
A.harga naik turun B. harga terus menerus turun C. Harga berbanding lurus dengan penawaran
D. Harga berbanding terbalik dengan penawaran E . Harga naik terus
14. Berikut ini tabel penawaran terhadap suatu barang:
Berdasarkan data tersebut, maka fungsi Penawarannya adalah ….
A Q = 5P –80 C. Q = 0.05P + 95 E.Q = 0.05P – 25
B. Q = 5P + 80 D. Q = 0.05P + 25
15. Diketahui fungsi penawaran P = 1/3Q + 4. Jika harga P = Rp. 25/ unit, maka jumlah barang yang ditawarkan :
A. 160 unit B. 140 unit C.80 unit D. 75 unit E. 63 unit
16. Diketahui fungsi Penawaran P = 200 Q + 100. Pada tingkat harga berapakah, dimana penjual tidak dapat lagi menjual barangnya ….
A. 200 B. 150 C. 125 D .100 E. 50
17. Berdasarkan grafik, fungsi penawarannya adalah …
A. 2Q = 5P – 15 D. 2Q= -5P - 15
(0;3) B. 2Q = 5P + 15 E. –2Q = 5P -15
C. 2Q= -5P + 15
(-7,5;0)
18. Penawaran bersifat elastis apabila ….
A. relatif perubahan jumlah penawaran lebih besar dari relatif perubahan harganya.
B. relatif perubahan jumlah penawaran lebih kecil dari relatif perubahan harganya.
C. relatif perubahan jumlah penawaran sama dengan dari relatif perubahan harganya.
D. relatif perubahan jumlah penawaran tetap dengan relatif perubahan harganya.
E. relatif perubahan jumlah penawaran dan relatif perubahan harga tidak terbatas.
19. Tabel penawaran
Berdasarkan tabel, maka koefisien elastisitas penawarannya termasuk …..
A. elastis D. inelastis sempurna
B. Inelastis E. elastis sempurna
C.elastis uniter
(Soal Ujian Nasional Th 2004/2005)
20. Apabila diketahui fungsi Penawaran P = 1/2Q + 200, besarnya koefisien elastisitas penawaran barang apabila p = 400 adalah ….
A. –2 B. –0.5 c. 0.5 D. 1,5 E. 2
Jawablah pertanyaan dibawah ini dengan singkat !
1. Gambar berikut merupakan kurva permintaan dan penawaran suatu barang, tunjukkan bidang keadaan surplus konsumen,
P D S
2. Jika diketahui fungsi permintaan p = 2Q – 400. Hitunglah jumlah produksi dan peneriman total maksimum nya!
3. Perhatikan dan analisa kurva di bawah ini
D S1 S Kurva Permintaan …………
Harga …………
P1 Kurva penawaran …………
E Penyebabnya …………
P Jumlah barang …………
S1
S D
Q1 Q
Subscribe to:
Post Comments (Atom)












1 komentar:
mau tanya..
seandainya ada fungsi permintaan dan penawaran, P+2Qd=144 dan 4P-3Qs=136
cara mencari P dan Q nya bagaimana?
trims
Post a Comment