1. Pengertian
Laboratorium IPS
Istilah laboratorium berasal dari bahasa Latin, yaitu labora
yang berarti bekerja, Secara umum laboratorium didefinisikan sebagi tempat
bekerja, yaitu bangunan, gedung atau ruangan yang dilengkapi peralatan
(instrumen) untuk melakukan pekerjaan ilmiah seperti riset, demonstrasi,
diskusi dan sebagainya. Di samping itu, yang dimaksud dengan laboratorium
secara umum adalah (1) bangunan, atau ruangan untuk melakukan penyelidikan atau
eksperimen secara ilmiah maupun teknis, (2) situasi atau tempat yang
menyediakan sarana untuk melakukan studi, observasi atau eksperimen dan (3)
tempat dimana bahan kimia dan obat-obatan disiapkan.Sementara menurut Emha (2002), laboratorium diartikan sebagai suatu tempat untuk mengadakan percobaan, penyelidikan, dan sebagainya yang berhubungan dengan ilmu fisika, kimia, dan biologi atau bidang ilmu lain.
Pengertian lain menurut Sukarso (2005), laboratorium ialah suatu tempat dimana dilakukan kegiatan kerja untuk menghasilkan sesuatu. Tempat ini dapat merupakan suatu ruangan tertutup, kamar, atau ruangan terbuka, misalnya kebun dan lain-lain.
Berdasarkan definisi tersebut, laboratorium adalah suatu tempat yang digunakan untuk melakukan percobaan maupun pelatihan yang berhubungan dengan ilmu fisika, biologi, dan kimia atau bidang ilmu lain, yang merupakan suatu ruangan tertutup, kamar atau ruangan terbuka seperti kebun dan lain-lain.
Ilmu Sosial adalah ilmu yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan sosial disekitarnya. Dari perkembangan ilmu sosial timbul paham study sosial yang disebut ilmu pengetahuan sosial. IPS adalah bidang studi yang merupakan paduan dari sejumlah mata pelajaran sosial. Yang termaksud pada pelajaran IPS di SMA, yaitu geografi, sejarah, ekonomi, sosiologi, antropologi, Pkn, dll
Dengan demikian maka yang dinamakan Laboratorium IPS adalah suatu tempat untuk melakukan pelatihan atau demonstrasi yang berhubungan dengan ilmu Geografi, Sejarah, Ekonomi, Sosiologi, Antropologi, dan lain-lain, baik itu ruangan tertutup maupun ruangan terbuka.
2. 2.
Fungsi Laboratorium
Menurut Sukarso (2005), secara garis besar
laboratorium dalam proses pendidikan adalah sebagai berikut:
1. Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam.
2. Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran.
3. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial.
4. Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan.
5. Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.
1. Sebagai tempat untuk berlatih mengembangkan keterampilan intelektual melalui kegiatan pengamatan, pencatatan dan pengkaji gejala-gejala alam.
2. Mengembangkan keterampilan motorik siswa. Siswa akan bertambah keterampilannya dalam mempergunakan alat-alat media yang tersedia untuk mencari dan menemukan kebenaran.
3. Memberikan dan memupuk keberanian untuk mencari hakekat kebenaran ilmiah dari sesuatu objek dalam lingkungn alam dan sosial.
4. Memupuk rasa ingin tahu siswa sebagai modal sikap ilmiah seseorang calon ilmuan.
5. Membina rasa percaya diri sebagai akibat keterampilan dan pengetahuan atau penemuan yang diperolehnya.
Lebih jauh dijelaskan dalam Anonim (2003), bahwa
fungsi dari laboratorium adalah sebagai berikut :
1. Laboratorium sebagai sumber belajar
Tujuan pembelajaran IPS dengan banyak variasi dapat digali, diungkapkan, dan dikembangkan melalui laboratorium. Laboratorium sebagai sarana untuk berlatih memecahkan masalah atau melakukan demonstrasi. Berbagai masalah yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran terdiri dari 3 ranah yakni: ranah pengetahuan, ranah sikap, dan ranah keterampilan/afektif.
2. Laboratorium sebagai metode pembelajaran1. Laboratorium sebagai sumber belajar
Tujuan pembelajaran IPS dengan banyak variasi dapat digali, diungkapkan, dan dikembangkan melalui laboratorium. Laboratorium sebagai sarana untuk berlatih memecahkan masalah atau melakukan demonstrasi. Berbagai masalah yang berkaitan dengan tujuan pembelajaran terdiri dari 3 ranah yakni: ranah pengetahuan, ranah sikap, dan ranah keterampilan/afektif.
Di dalam laboratorium terdapat dua metode dalam pembelajaran yakni metode literasi dan metode pengamatan
3. Laboratorium sebagai prasarana pendidikan
Laboratorium sebagai prasarana pendidikan atau wadah proses pembelajaran. Laboratorium terdiri dari ruang yang dilengkapi dengan berbagai perlengkapan dengan bermacam-macam kondisi yang dapat dikendalikan, khususnya peralatan untuk melakukan percobaan.
3. Peranan Laboratorium IPS
Berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) guru sangat dituntut dalam kreatifitas membuat alat-alat sederhana yang mampu menjelaskan teori dan konsep mata pelajaran , sesuai dengan peralatan yang ada dan kondisi daerahnya agar tervisualisasi sehingga mudah dipahami dan dimengerti siswanya. Untuk itu peranan laboratorium IPS menjadi sangat penting, karena laboratorium merupakan pusat proses belajar mengajar untuk mengadakan peragaan (demonstrasi), penyelidikan atau penelitian..
4. Administrasi Laboratorium IPS
Adapun administrasi Laboratorium IPS yang harus disediakan , terdiri dari beberapa bagian antara lain :
1. Kartu stok adalah untuk mengetahui jumlah alat/bahan yang tersedia di laboratorium dan tempat penyimpanannya
2. Buku inventaris, memuat catatan tentang jumlah semua macam barang yang ada di laboratorium termasuk perabot laboratorium
3. Daftar alat/bahan sesuai LKS
4. Buku harian kegiatan laboratorium berguna untuk merekam semua kejadian dalam kegiatan laboratorium
5. Label, memuat kode alat, nama alat dan jumlah alat dan keterangan mengenai kondisi alat tersebut
6. Format permintaan alat/bahan, biasanya diisi oleh guru bila akan melaksanakan kegiatan laboratorium dan diberikan kepada laboran sebelum kegiatan dilakukan












2 komentar:
Betul sekali hampir di semua sekolah tidak memiliki Laboratorium IPS, padahal laboratorium IPS sama pentingnya dengan laboratorium IPA
Di Laboratorium IPS bisa itampilkan miniatur gunung berapi atau lempengan tanah,
Post a Comment